Gambar
 Moving post dari Quora. Hai semuanya,saya Eky dan jika anda mengenal saya dari Quora maka itu benar sekali, saya memang penulis yang biasa anda temui disana. Mengingat sekarang Quora sudah berbeda dan (jujur saja) tidak ada manfaat monetasi dari mereka (sebenarnya ada tapi sangat amat kecil) sehingga saya memutuskan untuk memindahkan beberapa jawaban dari Quora ke blog ini, memang saya tidak terlalu berharap AdSense cuma setidaknya disini jawaban saya lebih aman dan bisa dibaca semua orang. Akan ada banyak jawaban yang saya ambil dari laman Quora pribadi dan perlahan semua akan saya rapikan sesuai topik dan temanya, untuk sekarang saya mohon maaf jika penampilan blog ini berantakan, semua sedang dalam progress pembetulan dan perlahan saya rapikan agar lebih enak dilihat. Terimakasih kawan Quora semua yang sudah mendukung blog ini, dan untuk mereka yang baru baca saya ucapkan selamat datang disini.

Vios Limo dengan anggaran cekak, layak beli atau tidak?

Vios Limo dengan anggaran cekak, layak beli atau tidak?

Kelebihan Kelemahan Vios LIMO Ex.Taxi Blue Bird

Post ini saya buat mengingat ada banyak sekali teman yang menanyakan tentang Vios Limo dimana harga pasaran untuk Limo generasi pertama adalah sekitar 35-50 jutaan, sangat menggoda bukan? apalagi setelah sering diulas oleh para YouTuber sehingga banyak orang yang semakin paham dan mengerti bahwa ada versi murah daripada Vios.

Kedua mobil ini sebenarnya sama persis kok mulai bodi/sasis/mesin.Limo sendiri dikeluarkan TAM berkaca dari kasus Soluna yang harga jualnya jadi ambruk karena dipakai sebagai armada taksi sehingga TAM merasakan perlunya mengeluarkan salah satu unit fleet order yang lebih murah dengan kelengkapan fitur tidak selengkap versi reguler agar harganya lebih kompetitif, toh ya buat taksi reguler bukan mewah.

Di post ini saya mau membahas Limo Generasi 1 dan 2 mengingat harganya ga beda jauh.dengan Vios asli.

 

 

Nah, ngga beda jauh kan sebenarnya? Limo Gen 1-2 harga tertinggi 55 juta sementara Vios asli 60-80 jutaan, bedanya tipis cuuuiiii..... 

Sekarang, apa sih perbedaan utama antara kedua unit ini dan mana yang layak dibeli?

Di pengalaman saya salah satu alasan mengapa suatu unit kendaraan digunakan sebagai armada taksi karena daya tahan, dengan asumsi mobil tidak berhenti dan selalu dipakai, kebanyakan armada taksi kan demikian dimana satu unit mobil bisa dipakai beberapa orang sekaligus dalam satu hari.

Dari situ kita bisa mengetahui kalau armada taksi kerja keras, secara umum memang itu fungsinya segala kendaraan, sekarang dilihat saja bagaimana perawatannya.

Sepengetahuan saya, taxi pool besar macam Blue Bird sendiri punya divisi perawatan dan mekanikal unit dan biasanya perawatan dilakukan in house entah dari mekanik bengkel resmi atau spesialis, dalam hal ini artinya perawatan dasar telah dilakukan mulai servis umum dan sukucadang yang dipakai setidaknya adalah sekelas OEM (saya tulis sekelas karena belum pernah masuk bengkelnya, setidaknya sukucadang yang dipakai masih lumayan berkualitas), itu Blue Bird ya, entah perusahaan lain

Dan saat unit keluar bengkel atau pool biasanya aksesoris sudah dilengkapi macam power windows/central lock/velg racing dan retrim jok tergantung apa yang dipilih konsumen, kan biasanya itu paketan dimana pembeli bisa memliih unit yang masih standar (tapi murah) atau fully loaded dengan aksesoris sampai akhirnya ke tangan konsumen jadi secara penampilan dan fitur sepintas tidak ada bedanya dengan Vios standar.

Nah, sekarang ke titik masalah, Limo yang dibeli beberapa puluh tahun lalu (dengan asumsi unitnya adalah generasi 1 dan 2) akan mulai minta "jajan", dimana "jajan"nya bisa mahal atau murah tergantung masalahnya, dimana kita mengasumsikan bahwa tidak semua Limo dirawat dengan baik, setidaknya yang paling mendasar BBM selalu pakai oktan 88 atau Premium dan pakai oli literan layaknya angkot, ini yang paling mendasar dan belum ke sukucadang fast&slow moving.

Mesin 1NZ-FE yang digendong Limo memiliki kompresi 10.5:1 dimana seharusnya BBM yang digunakan sekelas Pertamax dengan angka oktan 92, mesinnya memang telah dilengkapi knock sensor yang fungsinya untuk memundurkan timing pengapian saat mesin merasakan ada detonasi prematur, namun tetap saja kedepannya kerak karbon yang dihasilkan banyak jika sering menggunakan BBM rendah oktan.


Carbon Build-Up | clubMINI Queensland

Kerak karbon ini lama kelamaan akan mengganggu performa mesin anda, jelasnya aliran udara dalam mesin tidak akan lancar saat ada kerak yang menghalangi dan pada akhirnya berpengaruh pada performa mesin, yang paling gampang terasa akselerasi akan menurun dan pada akhirnya efisiensi BBM.

Mungkin ada yang bertanya "ah, mobil tahun 2014 kebawah mah semua pake Premium mas". Iya, itu benar, saya tidak menampik. namun Vios eks pengguna biasanya tidak digunakan secara ekstrim atau terus menerus, bisa saja dalam satu tahun dia hanya menempuh 50K KM dan perawatannya lebih baik daripada Limo mengingat kelas Vios adalah sedan dimana penggunanya dari kelas menengah keatas otomatis mereka lebih merawat kendaraan dibandingkan armada taksi yang unitnya banyak.

Di pengalaman saya, unit taksi yang dilepas ke masyarakat biasanya dijual dalam kondisi apa adanya dan mesin tidak diapa apakan, paling banter hanya ganti engine gasket dan timing belt dan aksesoris mesin lain. sepengetahuan saya tidak ada yang memberikan full engine overhaul pada unitnya apalagi dari makelar.

Jadi bisa dibilang ada kemungkinan mesin akan bermasalah dari akumulasi kilometer yang telah ditempuh mengingat nyaris tidak ada unit eks taksi dibawah 250K KM, kalau ada patut dicurigai kilometer telah dimundurkan oleh oknum.

Secara umum piston rings harus dicek di kelipatan 160K KM untuk melihat apakah ada tanda-tanda bahwa piston rings sudah lemah, yang paling terasa adalah penurunan performa kendaraan dan knalpot mulai berasap dimana itu merupakan tanda bahwa ada oli masuk ke ruang bakar sekaligus membuktikan bahwa kompresi sudah mulai berkurang.


White Smoke From Exhaust: Main Causes and How to Fix

Hal ini bisa dihidari dengan penggunaan oli berkualitas dan penggantian oli sesuai jadwal, namun karena eks taksi kebanyakan unitnya tidak berhenti dan kemungkinan besar jarang ganti oli dan olinya belum tentu berkualitas bisa dibilang hal ini semakin mempercepat kerusakan mesin, memang ada juga unit yang bagus hanya saja banyak orang setuju bahwa mobil eks taksi itu "capek"

Selain itu ada kemungkinan kampas kopling habis, kan sering dipakai di perkotaan nan macet sehingga kampas kopling ada kemungkinan sudah aus dan waktunya ganti, ini juga biasanya jarang diganti oleh pool saat pelepasan unit kecuali anda membayar lebih atau dijelaskan oleh penjual.

Solusinya adalah turun mesin total dimana beberapa sukucadang seperti piston kit dan engine bearing (metal jalan/duduk bahasa bengkelnya) diganti baru beserta engine gasket dan sekalian kampas kopling dimana siapkan dana sekitar 10 jutaan sekaligus ongkos bengkel, kadang bisa lebih murah tergantung harga sukucadangnya.

Ini memang tidak selalu terjadi, namun mengingat mesin sudah berumur dan kita tidak tahu bagaimana riwayat si mesin ada baiknya untuk dipersiapkan terutama jika anda berencana menggunakan si Limo dalam jangka waktu lama, khusus ini tips dari saya adalah jangan dicicil, menabung saja agar bisa langsung turun mesin karena jika anda perbaiki satu persatu terkadang masalahnya tidak malah selesai namun merembet karena kinerjanya timpang antara satu sukucadang dan yang lain.

Apakah masalah ini juga ada di Vios? ada juga,namun mengingat kebanyakan Vios tidak menempuh jarak dan beban kerja se ekstrim Limo rasanya masalah ini lebih jarang ditemui di Vios.

Kaki-Kaki

Is Porsche's Active Suspension Management system worth it? | Auto Express 

Yang ini jelas, kan unitnya dipakai terus dan kita tidak pernah tahu bagaimana karakter pengemudinya apakah dia kalem atau suka tabrak lubang jalan dan polisi tidur.

Tapi enaknya, kebanyakan unit dari pool kaki-kaki seperti suspensi + karetnya dan sistem penggerak sudah diganti baru atau setidaknya diperbaiki agar nyaman (dengan asumsi unit yang dulu dibeli adalah versi upgrade) namun karena unit sudah berusia agak lama setelah pelepasan + kita tidak tahu karakter pengguna sebelumnya ada kemungkinan ada bagian kaki kaki yang harus ganti agar nyaman.

Secara umum, segala macam karet di sistem suspensi dan penggerak harus dicek dulu setelah itu baru rasakan ada tidak suspensi yang "mati" atau tidak meredam getaran saat terkena guncangan, namun kalau anda tidak mengerti atau merasa ribet cukup rasakan saja bagaimana mobil menyerap guncangan, seharusnya meski eks taksi sedan memiliki kenyamanan diatas MPV sehingga nyaman itu harus, biasanya kalau suspensi minta ganti ada suatu bagian diatara 4 penjuru ban yang terlalu kasar saat menerima tekanan atau guncangan atau terasa jedug jedug,hal ini terjadi karena suspensi yang sudah tidak berfungsi (paling umum sealnya bocor sehingga olinya keluar)dimana solusinya paling sial ganti suspensi set seharga sejutaan untuk depan dan beberapa ratus ribu untuk belakang, atau saat sedang bokek bisa disuntik dengan beberapa ratus ribu saja.

Untuk poros penggerak biasanya awet dan jarang bermasalah, yang harus dicek adalah CV Joint dimana karet pelindungnya lama kelamaan robek dan debu dari luar bisa masuk, selain itu karetnya berfungsi agar CV Joint tidak lepas. Pertanda paling mudah adalah ada suara kletek kletek saat berbelok dan getaran di kecepatan tertentu.

Harganya tidak terlalu mahal, sekitar 1.5 juta untuk sukucadang aslinya atau hanya beberapa ratus ribu untuk versi KWnya, hanya saja untuk ini sukucadang asli lebih saya sarankan karena lebih awet.

Intinya, diantara kedua masalah suspensi ini (jika terjadi dua duanya) saya sarankan untuk memperbaiki CV Joint terlebih dahulu.

Untungnya, Vios dan Limo menggunakan sistem Electronic Power Steering sehingga bisa dibilang nyaris bebas masalah, kalaupun ada sudah diperbaiki jauh hari oleh pemiliknya dan bisa direkondisi dengan biaya 1.5-3 jutaan.

Disisi ini kedua mobil bisa dibilang seri mengingat sama sama FWD, namun mengingat (sekali lagi) Limo lebih tinggi jam terbangnya ada kemungkinan masalah itu akan lebih sering muncul di sana.

Interior dan eksterior

Yang ini lebih ke arah selera ya.


Review Spesifikasi, Kelebihan dan Kekurangan Toyota Vios Generasi Pertama  (2003-2007) - Sedan kompak dengan mesin yang

Vios asli joknya beludru, ditambah lagi spidometer sudah digital yang menambah kesan mewah pada unitnya, selain itu bahan dashboard rasanya juga berbeda jika dilihat dari warna dan kekuatan bahan.


Kelebihan Kelemahan Vios LIMO Ex.Taxi Blue Bird

Disisi lain Limo masih menggunakan spidometer analog dan interior dari kulit sintetis dimana kedua hal ini agak susah untuk diduplikasi dan akan mengeluarkan uang banyak, saya tidak tahu harga spidometer digital Vios, jelasnya mahal.

Untuk aksesoris lain macam power window dan central lock biasanya sudah dipasang oleh pool sebelum dijual jadi tidak perlu dibandingkan, yang jelas dari kedua perbedaan itu lumayan terasa bedanya saat dinaiki, bahan beludru jauh lebih nyaman daripada kulit sintetis dan tidak mudah panas saat dikendarai, selain itu warnanya lebih elegan.

Vios asli sudah dilengkapi ABS sementara Limo belum, meski terkesan tidak ada gunanya namun fitur ini akan sangat berguna disaat anda mengerem dimana mobil lebih bisa dikendalikan (saya lupa apakan ABS disematkan ke semua lini Vios, yang jelas Vios G sudah menggunakan ABS) dan saya kurang tahu apakah modul ABS Vios bisa dipasang di Limo, dalam kasus ini Vios menang.

Selain itu kebanyakan Limo hanya berwarna putih dan abu abu dengan kualitas cat dibawah Vios.

Vios G 1.5 Manual 2005 (asli vios) | Kab. Kendal | Jualo 

Toyota Vios G asli abu abu.



Toyota Vios Limo 2005 | Jakarta | Jualo 

Toyota Limo dengan warna yang sama

Warna bawaan Limo terkesan pudar dan kurang cerah, saya menduga ada perbedaan kualitas clear coat antara Vios dan Limo seperti yang bisa dilihat di unit fleet order, biasanya memang unit yang keluar pool akan dicat ulang sehingga ada yang bagus dan tidak tergantung kebutuhan namun secara umum untuk mereduplikasi cat sesuai pabrikan akan susah.

Untuk cat ulang berkisar antara 2-3 jutaan dengan metode sembur langsung, sementara cat ulang kerok total +oven bisa 7-10 jutaan bergantung bahan dan metode pengecatan, yang jelas kalau mau ingin persis cat ATPM harus cat oven.

Namun ini hanyalah penampilan estetika saja, tidak mempengaruhi performa sama sekali dan selama anda tidak terganggu ini bukan masalah besar.

Selain itu terkadang AC tidak dingin, kalau yang ini bisa dicek saat cek unit dingin tidaknya dan kalau bemasalah lumayan juga membenahinya antara 1-5 jutaan bergantung apa masalahnya, khusus ini kita bisa nego harga dengan pembeli sehingga bisa dianggarkan.

Kesimpulan :

Memang jika ada dana 65-80 jutaan sebuah Vios 2004-11 akan lebih baik mengingat sejarah penggunaan dan unit yang didapat lebih terawat, namun di era pandemi ini jumlah diatas lumayan memberatkan untuk sebagian besar orang sehingga sebuah Limo generasi awal atau kedua dengan harga 35-55 jutaan juga bisa menjadi pilihan yang baik mengingat bandelnya mesin 1NZ-FE dan kebanyakan Limo di pasaran sudah dimodifikasi menjadi Vios G dengan aksesoris lengkap macam power windows dan central lock + berencana membangun mobil sembari jalan daripada harus kredit LCGC seken atau unit yang lebih mahal dimana jatuhnya akan lebih mahal.

Hanya saja pengguna Limo harus bersiap akan kemungkinan bahwa unitnya akan lebih banyak masalah daripada Vios mengingat jam terbang lebih tinggi + beberapa fitur yang tidak ada dalam Limo, namun bukan masalah besar kalau pengguna mau belajar apa saja masalah dari Limo + mau membenahi sendiri, disini pengguna yang menggemari otomotif dengan anggaran cekak akan lebih menyukai Limo mengingat secara umum ini adalah kedua mobil yang sama dengan harga lebih murah dimana perawatan bisa dilakukan di bengkel spesialis.

Limo tidak disarankan untuk pengguna awam yang buta otomotif meski harganya murah, saya menyarankan untuk mengambil Vios asli sekalian yang lebih jarang masalahnya dan fiturnya lebih lengkap mengingat Vios tidak diabuse seperti Limo dimana perbedaan harganya akan terbayarkan dengan peace of mind karena unit lebih baik dan tidak ada waktu yang terbuang di bengkel.

Intinya adalah, Limo temasuk unit layak beli jika pengguna hanya perlu alat transportasi irit dan sudah siap dengan beberapa masalah yang akan timbul, sementara jika anda malas berurusan dengan hal macam itu silahkan ambil Vios sekalian dan langsung bawa ke bengkel untuk cek unit meski harganya agak mahal. Tetapi anda lebih nyaman dan pikiran lebih tenang mengingat unit yang didapat bukan unit "capek"

Namun, pengecekan unit secara teliti dan mendalam tetap harus dilakukan karena hal diatas belum tentu pasti, ada juga Limo yang bagus dan Vios yang jelek tergantung perawatan pemilik sebelumnya, tulisan ini hanya sebagai tambahan pengetahuan bagi para peminat Limo.

Terimakasih.

Semua gambar diambil dari Google.






Komentar

  1. kalau menurut saya Toyota Vios juga sudah sama capeknya dengan Limo sih. Mobil umur 15 tahunan sudah cukup jarang yang dirawat dengan semestinya misal isi radiatornya diganti jadi air keran bukannya coolant lagi. Cuma memang kalau dana terbatas sekali dan butuh mobil yang masih gengsi bekas taksi pilihannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang iya sih mas, hanya saja kalau dilihat historinya Limo lebih parah lagi, jarang ada yang mint, Vios masih ada.

      Oh iya. Rem Belakang Limo itu cakram apa tromol sih mas? Dagangan saya dulu cakram soalnya

      Hapus
    2. Setau saya teromol. Mungkin sudah upgrade? Limo (dari jaman Soluna XLi sih) selalu rem belakang teromol tanpa ABS dll.

      Hapus
    3. Iya, bisa juga demikian ya? saya edit deh. Di bagian itu saya juga ragu soalnya.

      Hapus
  2. limo (vios J) dan vios E roda belakangnya masih tromol mas, kalo yg full cakram depan belakang vios G.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini